Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 September 2012

[Renungan] Wanita



Ketika Tuhan menciptakan wanita dia lembur pada hari ke-6
Seorang Malaikat datang dan berkata: "Mengapa menghabiskan begitu banyak waktu untuk yang satu ini Tuhanku"

Dan Tuhan menjawab: "Apakah kamu melihat semua spesifikasi yang saya buat untuk membentuk tubuhnya?"

"Dia harus bisa dibersihkan, tetapi tidak terbuat dari plastik, memiliki lebih dari 200 bagian yang bergerak yang semua harus diganti dan ia harus berfungsi pada semua jenis makanan, dia harus mampu merangkul beberapa anak pada saat yang sama, memberikan pelukan yang dapat menyembuhkan apa pun dari lutut memar untuk hati yang patah dan dia harus melakukan semua ini dengan hanya dua tangan ".

Malaikat itu terkesan.

"Hanya dua tangan .... mungkin!"

Dan ini adalah model standar?

"Terlalu banyak pekerjaan untuk satu hari .... bagaimana bila menunggu sampai besok dan kemudian menyelesaikan-nya".

"Saya tidak mau menunda", kata Tuhan. "Saya sangat dekat untuk menyelesaikan ciptaan ini, yang akan menjadi favorit hatiKU".

"Dia menyembuhkan dirinya ketika sakit dan dia bisa bekerja 18 jam sehari".

Malaikat mendekat dan menyentuh wanita itu.

"Tapi Anda telah membuat begitu lembut, Tuhan" "Dia sangatlah lembut", kata Tuhan, "Tapi saya juga membuat dia kuat dan Anda tidak bisa membayangkan apa yg bisa dia tahan dan mengatasinya.."

"Bisakah dia berpikir?" Tanya malaikat.

Tuhan menjawab:
"Tidak hanya berpikir, dia bisa bernegosiasi dan memberikan penjelasannya."

Malaikat itu menyentuh pipi wanita ....
"Tuhan, tampaknya ciptaan ini bocor! Anda telah memasukkan terlalu banyak beban padanya. "

"Dia tidak bocor .... itu air mata" Tuhan mengkoreksi malaikat

"Untuk Apa air mata ini ?" tanya Malaikat.

Air mata ini untuk menangis, Dia menangis ketika anak-anaknya yang menang. Dia senang ketika teman-temannya melakukannya dengan baik.
Dia senang ketika dia mendengar dari kelahiran atau pernikahan.

Hatinya rusak ketika keluarga terdekat atau temannya meninggal.
Tapi dia menemukan kekuatan untuk melanjutkan hidup.

Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan patah hati.

Hanya ada satu hal yang salah dengan dirinya

Dia lupa kalau dirinya sangatlah tak ternilai...

bagikan ini ke teman-teman wanita Anda untuk mengingatkan mereka bagaimana fantastis mereka .... sebarkan ke teman laki-laki Anda, Kadang-kadang mereka perlu diingatkan begitu berharganya wanita dan jgn menyiakannya..!!!

Kemarin, Esok dan Hari Ini


Hari kemarin. (PAST)

Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Anda tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan dan mengulangi kegembiraan
yang anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat, lepaskan saja...


Hari esok. (FUTURE)

Hingga mentari esok hari terbit,
Anda tak tahu apa yang akan terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba, biarkan saja...

tapi......

Hari ini. (PRESENT)

Pintu masa lalu telah tertutup;
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri anda untuk hari ini.
Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini
bila anda mampu memaafkan hari kemarin
dan melepaskan ketakutan akan esok hari.

Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya. Karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang abadi.
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat,
meski mereka berlaku buruk pada anda.

Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena
mungkin besok cerita sudah berganti.
Ingatlah bahwa anda menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan
karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri anda sendiri.
Jadi, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau
masa depan membuatmu bingung,
Lakukan yang terbaik HARI INI dan Lakukan SEKARANG juga..!!!!!

Percakapan Bayi Dengan Tuhan Sebelum Lahir Ke Dunia

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBahDallhYD4G_LMJSyx505zfTGs6WEvAoKSrDkfgCqsNg5ylSfE1HHhTjstuA26-3uL_-9sW_VBteE3__3hX0-4L_bft36PqZlZTbag41ZTBePy9BFrb_2nSWqzM0Hdxe_ECOGKGNAiFU/s1600/baby1.jpg

Suatu ketika..seorang bayi siap dilahirkan ke dunia, menjelang diturunkan ... Dia bertanya kepada tuhan :


Bayi : "para malaikat di sini mengatakan, bahwa besok engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi....bagaimana cara saya hidup di sana,saya begitu kecil dan lemah"

Tuhan : "aku telah memilih satu malaikat untukmu..ia akan menjaga dan mengasihimu"

Bayi : "tapi di surga apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa ini cukup bagi saya untuk bahagia"

Tuhan : "malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari, dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan lebih berbahagia"

Bayi : "dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadamu?"

Tuhan : "malaikatmu akan mengajarkan..bagaimana cara kamu berdoa"

Bayi : "saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat,siapa yang akan melindungi saya"?

Tuhan : "malaikatmu akan melindungimu, dengan taruhan jiwanya sekalipun"


Bayi : "tapi saya akan bersedih karena tidak melihat engkau lagi"

Tuhan : "malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepadaku, walaupun sesungguhnya aku selalu berada di sisimu"

Saat itu surga begitu tenangnya...sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya

Bayi : "tuhan..........jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahuku, siapa nama malaikat di rumahku nanti"?

Tuhan : "kamu dapat memanggil nama malaikatmu itu...... I b u ..."

Kenanglah ibu yang menyayangimu..
Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi...
Ingatkah engkau ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu..

Ingatkah engkau..ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu?
Dan ingatkan engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit...

Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah tempat kau dilahirkan..

Kembalilah...mohon maaf...pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu..

Jangan biarkan kau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan di masa datang,ketika ibu telah tiada...

Tak ada lagi di depan pintu yang menyambut kita...,tak ada lagi senyuman indah...tanda bahagia..
Yang ada hanyalah kamar kosong tiada penghuninya..yang ada hanyalah baju yang digantung di lemarinya..
Tak ada lagi..dan tak akan ada lagi.. Yang akan meneteskan air mata mendo'akanmu disetiap hembusan nafasnya..
Pulang..dan kembalilah segera...peluklah ibu yang selalu menyayangimu..

Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya..

Primbon Jawa, Boleh Percaya Boleh Tidak

Primbon Jawa, Boleh Percaya Boleh Tidak - Banyak kebiasaan di Jawa yang dipercaya oleh banyak orang memiliki pengaruh dalam kehidu...